Fakultas Ilmu Komputer

Dari Gagasan Menuju Prestasi: Mushab Al-Mubaraq Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

Share

Makassar, 2025 – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (FIKOM UMI), Mushab Al-Mubaraq, kembali mengharumkan nama kampus melalui torehan prestasi di kancah nasional. Lewat ketajaman analisis dan kekuatan narasi yang dimilikinya, Mushab berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Pekan Sastra Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh HMJ PBSI Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari.


Kompetisi ini mempertemukan para penulis muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengasah dan menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang penulisan ilmiah, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu kebudayaan, bahasa, dan sastra. Dalam karya tulisnya, Mushab dinilai mampu menyampaikan ide secara tajam dan sistematis, sekaligus menyuguhkan sudut pandang baru yang relevan dengan konteks sosial saat ini. Berikut penggalan dari karya tulis yang Mushab buat:

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, pendidikan karakter semakin terpinggirkan, sementara sistem pendidikan lebih menitikberatkan pada pencapaian akademik. Mahasiswa sebagai generasi intelektual muda tengah berada pada fase penting pembentukan jati diri, namun sering kali terjebak dalam budaya instan dan tekanan sosial. Dalam konteks ini, sastra menjadi medium yang reflektif dan inspiratif, berperan menumbuhkan empati, kesadaran moral, serta penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Sastra tidak hanya menyampaikan cerita, tetapi menghadirkan perenungan filosofis dan konflik sosial yang memicu pertumbuhan karakter. Membaca dan menulis karya sastra mendorong mahasiswa untuk memahami penderitaan orang lain, merenungkan nilai moral, dan membangun empati secara mendalam. Contohnya, novel Laskar Pelangi menginspirasi mahasiswa untuk menghargai pendidikan dan terlibat dalam kegiatan sosial. Sastra juga menjadi sarana ekspresi keresahan sosial mahasiswa yang, bila diarahkan secara konstruktif, mampu mendorong perubahan positif.

Sebagai solusi, esai ini mendorong gerakan literasi yang masif dan terarah di kalangan mahasiswa melalui forum diskusi buku, kelas menulis, teater kampus, dan komunitas sastra. Sastra juga dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum secara kontekstual, seperti dalam mata kuliah kewarganegaraan dan etika, agar mahasiswa dapat menggali nilai-nilai kemanusiaan secara lebih dalam. Dengan dukungan dari institusi pendidikan dan inisiatif mahasiswa, sastra dapat menjadi alat pedagogis yang efektif untuk membentuk generasi yang empatik, kritis, dan siap berkontribusi dalam penyelesaian masalah sosial.

Mushab Al-Mubaraq

Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa FIKOM UMI tidak hanya unggul di bidang teknologi dan komputer, tetapi juga mampu berkontribusi di ranah literasi dan penalaran ilmiah.

 

FIKOM UMI memberikan apresiasi atas pencapaian ini dan berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mengembangkan potensi mereka, baik di tingkat lokal maupun nasional.


Share